Sebelum mengajukan pinjaman online, penting untuk mengetahui apakah cicilan yang akan muncul masih mampu dibayar dari penghasilan bulanan.
Jangan hanya melihat jumlah uang yang bisa dipinjam. Pertimbangkan juga kebutuhan sehari-hari dan kewajiban keuangan lainnya.
- Hitung Penghasilan Bulanan
Catat seluruh penghasilan yang benar-benar diterima setiap bulan.
Jika memiliki penghasilan yang tidak tetap, gunakan perkiraan yang konservatif agar perhitungan tidak terlalu optimistis.
- Catat Semua Pengeluaran
Tuliskan kebutuhan rutin seperti makanan, tempat tinggal, transportasi, tagihan, pendidikan, dan pengeluaran lainnya.
Jangan lupa memasukkan cicilan atau kewajiban yang sudah berjalan.
- Hitung Sisa Penghasilan
Kurangi total pengeluaran dan kewajiban dari penghasilan bulanan.
Sisa tersebut memberikan gambaran mengenai ruang keuangan yang tersedia.
- Periksa Jumlah Cicilan
Lihat berapa pembayaran yang harus dilakukan setiap periode berdasarkan perjanjian pinjaman.
Jangan hanya memperhatikan nominal pinjaman awal. Perhatikan juga total kewajiban pembayaran.
- Sisakan Dana untuk Kebutuhan Tak Terduga
Jangan menggunakan seluruh sisa penghasilan untuk membayar cicilan.
Tetap berikan ruang untuk kebutuhan mendadak dan kondisi keuangan yang berubah.
- Hindari Memaksakan Cicilan
Jika setelah dihitung cicilan terasa terlalu berat, pertimbangkan kembali jumlah pinjaman atau keputusan untuk meminjam.
Pinjaman seharusnya tidak membuat kebutuhan pokok menjadi terganggu.
- Pertimbangkan Pinjaman yang Sudah Ada
Jika masih memiliki cicilan lain, masukkan semuanya ke dalam perhitungan.
Jangan menghitung kemampuan membayar hanya berdasarkan satu pinjaman baru.
Contoh Perhitungan Sederhana
Misalnya penghasilan bulanan sebesar Rp5.000.000.
Setelah kebutuhan pokok, tagihan, dan kewajiban lainnya dibayar, ternyata masih terdapat sejumlah dana yang tersedia.
Sebelum mengambil pinjaman baru, pastikan cicilan tambahan masih dapat ditanggung tanpa membuat anggaran bulanan menjadi terlalu ketat.
Angka kemampuan setiap orang tentu berbeda karena kebutuhan dan kondisi keuangannya tidak sama.
Kesimpulan
Menghitung kemampuan membayar sebelum mengambil pinjaman merupakan langkah penting untuk menjaga keuangan tetap sehat.
Jangan menentukan jumlah pinjaman berdasarkan seberapa besar yang bisa diberikan. Tentukan berdasarkan seberapa besar yang mampu Anda bayar.






